RESENSI
JURNAL
Pengaruh Motivasi Belajar, Disiplin Belajar, dan Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa
Intan Septiany Simbolon, Dewi Nurmalasari, dan Achmad Fauzi (2025).
“Pengaruh Motivasi Belajar, Disiplin Belajar, dan Lingkungan Teman Sebaya
Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa.” Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia,
Vol. 3, No. 1, Oktober 2025, hal. 1–10. DOI: https://doi.org/10.62017/jppi.v3i1.5638.
Artikel ini meneliti pengaruh motivasi belajar, disiplin belajar, dan
lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar kognitif siswa SMKS Tirta Sari
Surya Jakarta Timur. Latar belakang penelitian adalah rendahnya capaian hasil
belajar siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penulis
berupaya menjelaskan bagaimana ketiga faktor non-akademik tersebut berperan
dalam meningkatkan hasil belajar, dengan berlandaskan teori motivasi sebagai
dorongan internal-eksternal siswa, disiplin belajar yang menekankan
pengendalian diri, serta dukungan sosial dari teman sebaya dalam proses
belajar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan
metode survei terhadap 105 siswa kelas XI melalui sampling jenuh. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi
linear berganda melalui SPSS versi 31.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
motivasi belajar, disiplin belajar, dan lingkungan teman sebaya berpengaruh
positif dan signifikan terhadap hasil belajar, baik secara parsial maupun
simultan. Ketiganya berkontribusi sebesar 59,6% terhadap hasil belajar, dengan
motivasi belajar menjadi faktor paling dominan.
Secara analitis, artikel ini memperkuat pemahaman bahwa keberhasilan
akademik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kognitif, tetapi juga oleh aspek
psikologis dan sosial siswa. Pendekatan kuantitatif yang digunakan sudah
sesuai, meski analisis konteks sosial sekolah dan faktor eksternal lain seperti
dukungan keluarga belum dijelaskan secara mendalam. Pembahasan juga terbatas
pada satu sekolah, sehingga generalisasi hasilnya masih perlu diperluas.
Kelebihan artikel ini adalah penyajian teori dan data yang runtut,
penggunaan analisis statistik yang tepat, serta pembahasan yang logis dan mudah
dipahami. Namun, kelemahannya terletak pada kurangnya eksplorasi terhadap peran
guru dan lingkungan keluarga yang berpotensi memengaruhi hasil belajar.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi nyata bagi
pengembangan pendidikan, khususnya dalam memahami peran motivasi, disiplin, dan
lingkungan sosial terhadap hasil belajar siswa. Penulis resensi
merekomendasikan agar penelitian lanjutan memperluas objek dan menambahkan
variabel lain seperti strategi pembelajaran dan dukungan keluarga agar temuan
lebih komprehensif.